23 Maret 2011

Terungkap, Kencan Intim di Dalam Mobil

Secara tiba-tiba mobil Mitsubishi Pajero terjun dari jalan layang Tol Tanjung Priok-Grogol di Kilometer 24, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (22/3) pukul 00.30. Akibatnya, mobil itu mengalami kerusakan parah karena langsung menabrak badan jalan di bawah jalan layang tol. Sopir mobil itu pun tewas seketika.

Sebanyak enam penumpang di mobil itu, selain sopir, yang terdiri dari seorang laki-laki dan lima gadis berumur 16 tahun hingga 17 tahun yang masih duduk di sekolah menengah atas, mengalami cedera berat dan ringan. Bahkan, laki-laki penumpang itu pun akhirnya tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit Atmajaya, Penjaringan. Cerita kecelakaan mengenaskan ini tak berhenti di sini. Ada cerita lain yang masih menyimpan tanya dari kecelakaan ini.

Cerita itu dimulai ketika Hamed Bahrun (51), warga Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, memacu mobil Mitsubishi Pajero dengan kecepatan tinggi dari arah Tanjung Priok ke Grogol. Diduga, saat itu dia berada di bawah pengaruh alkohol sehingga terus memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi hingga ban depan sisi kiri mobil itu pecah.

Mobil itu menjadi kehilangan kendali dan terjun dari jalan layang tol. Seketika Hamed menemui ajalnya, sedangkan enam penumpang lain di mobil itu selamat. Namun, kemudian cerita berkembang ketika aparat Kepolisian Sektor Penjaringan mengevakuasi sopir dan penumpang di mobil itu. Tanpa disangka, Humas Polsek Penjaringan Ajun Komisaris Teddy Hartanto mengaku, aparat kepolisian malah menemukan seorang laki-laki penumpang, Abu Bakar (39), yang tak lain teman Hamed, duduk setengah bugil ditemani salah satu dari lima gadis belia yang menumpangi mobil itu, yang juga tak mengenakan busana.

Menurut Teddy, diduga kuat keduanya habis melakukan hubungan intim. Pasalnya, tak jauh dari mereka ditemukan beberapa butir obat kuat yang berfungsi untuk meningkatkan vitalitas pria.

”Di tengah perjalanan ke rumah sakit, Abu Bakar juga tewas,” katanya.

Menurut Teddy, aparat kepolisian juga mencium aroma alkohol yang cukup menyengat di mobil itu. Aroma itu juga tercium pada tubuh lima gadis di dalam mobil itu, yakni AA (17), LP (17), FS (16), SW (17), dan ML (17).

Beruntung, kelima gadis itu selamat dari kecelakaan maut itu. Mereka memperoleh perawatan di RS Atma Jaya. Hingga Selasa siang, tinggal FS dan SW yang dirawat karena mengalami luka serius. SW mengalami patah tulang pada kaki kirinya.

Ketiga gadis lainnya, menurut anggota staf Humas RS Atma Jaya, Ningsih, sudah pulang ke rumah masing-masing di kawasan Tambora dan Taman Sari, Jakarta Barat. ”Mereka yang pulang sudah pulih kesehatannya,” kata Ningsih.

Menyimak cerita ini, kita teringat kembali dengan kehebohan cerita pesta seks di dalam mobil sekitar tiga tahun lalu di kawasan Pluit, Jakarta Utara, yang dikenal dengan cerita Pajero Goyang. Apakah cerita itu terulang kembali?

Teddy mengaku tak dapat memastikan kelima gadis di mobil itu bagian dari prostitusi di Jakarta. Dia pun mengaku, pihaknya belum mengembangkan kecelakaan itu masuk ke wilayah kasus prostitusi.

”Kami belum bisa memastikan aktivitas kelima gadis itu. Namun, memang diduga kuat salah satu di antara mereka berhubungan intim dengan korban Abu Bakar,” katanya. Kepala Induk Jaya II Patroli Jalan Raya Tanjung Priok Ajun Komisaris Tri Waluyo pun menampik jalan tol di kawasan Tanjung Priok biasa digunakan untuk bisnis prostitusi di dalam mobil. Hanya memang, dia melanjutkan, sudah satu tahun ini area istirahat di sepanjang tol itu ditutup agar truk tak lagi parkir di dalam tol.

”Area istirahat itu ditutup bukan karena dipakai untuk kencan. Sebab, setahu saya, itu tidak ada,” katanya.

Jakarta memang punya segudang cerita. Kemewahan dan kilau lampunya telah menyilaukan. Semua pilihan kembali kepada diri kita sendiri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar