DIKABARKAN | Bagi pasangan manapun, perceraian bukanlah suatu hal yang bisa dilalui dengan mudah. Namun menurut penelitian terbaru, pasangan muda cenderung lebih merasakan 'sakitnya' perceraian.
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh Michigan State University mengungkapkan bahwa bercerai pada usia muda akan membahayakan kesehatan seseorang di kemudian hari. Kesimpulan ini didapat dari penelitian terhadap 1.282 patisipan selama 15 tahun terakhir.
Sang peneliti Hui Liu menganalisa perbedaan kehidupan pasangan menikah yang kemudian bercerai. Akhirnya, ia menemukan bahwa pasangan yang berpisah di usia muda memiliki masalah kesehatan lebih parah dari mereka yang bercerai di usia yang lebih dewasa.
"Temuan ini mengejutkan. Saya mengira bahwa perceraian bisa dilalui tanpa stres bagi pasangan muda, karena perceraian jauh lebih umum terjadi pada mereka, "ujar Liu, seperti yang dikutip dari Huffingtonpost.
Liu mengatakan penemuannya itu menunjukkan bahwa pasangan yang lebih tua mungkin lebih mampu mengatasi stres ketimbang mereka yang masih muda. Oleh karena itu, pasangan berusia tua jadi lebih siap saat menjalani proses perceraian.
Liu juga mengatakan bahwa mereka yang dewasa lebih sering mengalami tekanan dalam rumah tangga selama bertahun-tahun. Itulah yang membuat mereka mampu mengatasi dan sembuh dari stres akibat perceraian.
Sebelumnya Liu juga telah meneliti korelasi antara perceraian dengan kesehatan seseorang. Pada tahun 2008, ia menemukan bahwa tingkat kesehatan bagi mereka yang bercerai atau jadi janda semakin memburuk sejak tahun 1972 hingga 2003.
Perceraian Berdampak Lebih Buruk bagi Pasangan Muda - Written by Z , Published at 12.04, Categorized As tips dan trik
. And Have 0
comments
Next
« Prev Post
« Prev Post
Previous
Next Post »
Next Post »

Tidak ada komentar:
Posting Komentar